IVANA PUTRI SANTOSA, DARI SEMARANG UNTUK INDONESIA

oleh -2.268 views

Perkembangan olahraga berkuda yang semakin signifikan menjelang akhir tahun 2019 ini memang mambawa angin segar bagi para pecinta olahraga hewan berkaki empat ini yang sempat tiarap di era tahun 1997 pasca krisis moneter. Tak hanya pertumbuhan stable-stable baru yang semakin menjamur, geliat olahraga berkuda pun berimbas pada munculnya atlet-atlet muda yang siap meregenerasi para atlet senior yang sudah terlebih dahulu menggebrak di pentas berkuda internasional.

 

Mewakili Jawa Tengah di ajang Kejurnas Equestrian 2019

Dari banyaknya nama-nama atlet muda yang kini mulai unjuk prestasi, ada nama Ivana Putri Santosa yang mulai memupuk harapan Indonesia di cabang equestrian khususnya tunggang serasi atau dressage. Remaja yang kini berusia 15 tahun ini tumbuh dan berkembang ditengah keluarga pecinta kuda yakni dari pasangan Chendra Santosa dan Anna Santosa yang merupakan pemilik dari Santosa Stable,  Semarang, Jawa Tengah.

“Saya mulai berlatih kuda sejak umur 7 tahun dan telah mengikuti perlombaan berkuda saat usia saya menginjak 12 tahun.” Tutur Ivana Putri Santosa yang lahir pada 14 Januari 2004 kepada berkuda.com.

 

Bersama kedua orangtua yang selalu mendukung karir berkudanya Anna Santosa dan Chendra Santosa

 

Berbagai gelar dari ajang lomba pun pernah diikuti putri bungsu keluarga Santosa ini baik untuk kejuaraan  dalam dan di luar negeri di antaranya adalah The Best Rider Djiugo Walk Trot, The Best Rider Djiugo Preliminary, Skill and Elegance Dressage Arthayasa, Porda Jabar U21, Cinta Indonesia Open 2017, bahkan sempat mewakili Indonesia dalam kejuaraan FEI Dressage U21 di Doha Qatar.

“Kiat saya adalah terus tekun berlatih agar bisa semakin baik dalam bertanding. Target ditahun ini adalah lolos kualifikasi FEI Dressage yang digelar Desember 2019 mendatang untuk kembali mewakili Indonesia di tingkat dunia.” Tambah Ivana yang kini menduduki peringkat 9 di daftar rangking FEI Dressage U 21 tersebut.

 

Mewakili Indonesia di kejuaraan FEI Dressage U 21 Doha Qatar

 

Lalu bagaimana Ivana membagi waktu antara kegiatan sekolah dan berkuda? Sebagai salah satu siswi SMA Negeri 1 Semarang, Ivana pun tetap memprioritaskan kegiatan belajar mengajar di sekolahnya. Biasanya, kegiatan berlatih kudanya dilakukan disaat Ivana libur sekolah. Dengan demikian, Ivana pun dapat meraih cita-cita pendidikannya sembari mengejar impiannya menjadi atlet berkuda profesional Indonesia.