KEZIA SANTOSO, DARI LINTASAN BALAP GOKART KE ARENA BERKUDA (BAG. 2)

oleh -476 views

Bagi Kezia Santoso, memulai olahraga berkuda dari usia yang telah berangkat dewasa merupakan hal yang tidak mudah. Apalagi bila dibandingkan dengan tean-teman sebayanya yang lebih dahulu menekuni olahraga berkuda tersebut, skill dan kemampuannya masih sangat jauh tertinggal. Namun realitas tersebut tak membuat Sang Srikandi Sirkuit tersebut menjadi berkecil hati, justru Kezia menganggap itu sebagai tantangan baru yang harus ditaklukannya.

 

 

“Semua berawal dari PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) yang membuat kegiatan saya menjadi terbatas. Dari situ saya akhirnya sering menemani adik saya (Kealton Santoso) berlatih kuda di JIEP Pulomas. Akhirnya saya mencoba naik kuda dan ternyata asik juga hingga berlanjut hingga sekarang.” Tutur Kezia yang mulai serius berlatih sejak pertengahan Juli lalu. di Equinara Horse Sport.

 

 

Meskipun secara garis besar terdapat perbedaan mendasar antara gokart dan berkuda, namun Kezia beranggapan kedua olahraga tersebut sama-sama memiliki tantangan yang besar dan membutuhkan keberanian, kesabaran dan kedisiplinan dalam menekuninya.

“Seru karena harus belajar dari nol lagi. Kalau di balapan gokart kita harus belajar bagaimana untuk bisa kencang, sementara di berkuda kita harus memperhatikan beberapa hal seperti keseimbangan, dan karena olahraga ini melibatkan hewan kuda kita juga harus mengerti teknik-teknik mngendalikan hewan kuda tersebut yang jadang tidak bisa diprediksi.” Lanjut pegokart TKM Racing ini.

 

 

Debut pertama Kezia Santoso adalah ketika trurun di Kejuaraan Equinara Pulomas Open yang digelar pada 15-16 Agustus lalu di JIEP Pulomas Jakarta Timur. Berlomba dikelas dasar kategori dressage yakni Walk Trot Class, Kezia secara resmi mengawali perjalanan karirnya di olahraga berkuda.

“Sebenarnya sedikit nekat sih ikut lomba kemarin karena saya benar-benar masih baru di olahraga berkuda, tapi saya coba saja untuk sekedar merasakan suasana saat lomba berkuda. Mulai latihan pada hari Selasa untuk perlombaan dihari Sabtu.” Tukas Kezia Santoso.

 

 

Ketika ditanyakan keinginannya untuk turun dikelas-kelas yang lebih menantang yakni kelas show jumping, Kezia pun menjawab bahwa kemungkinan itu bisa saja terjadi, mengingat sebagai pebalap gokart Kezia pun sudah terbiasa dengan hal-hal yang ekstrim.

“Untuk sementara saya akan berlatih dasar-dasar berkuda dulu dan belum menargetkan apa-apa, yang penting ada progres dulu.” Tutup Kezia Santoso.