ATLET CILIK INI MEMANG BERMENTAL BAJA

oleh -227 views

Atlet cilik DNV Equestrian, Nusrtdinov Zayan Fatih menjadi sorotan publik pecinta olahraga berkuda yang hadir pada gelaran FEI Jumping World Cup SEA 2020 yang digelar di Arthayasa Stable, Sabtu (5/12). Dinov (sapaan akrabnya) berkeras untuk turun berlomba meskipun masih dalam masa pemulihan pasca mengalami cedera patah tulang lengan kanan saat berlatih kuda pada bulan Oktober lalu. Pertandingan ini menjadi kali kedua Dinov nekat bertanding setelah sebelumnya berhasil meraih gelar juara ke 2 saat memaksa bertanding di kelas Dressage Preliminary German u 14 Kejuaraan ECL seri pamungkas bulan lalu.

“Keinginannya untuk bertanding sangat besar, bahkan saat ikut di Kejuaraan ECL seri 6 lalu, Kami sekeluarga harus terbang ke Solo untuk berkonsultasi langsung dengan dokter yang menangani cedera patah tulangnya di salah satu rumah sakit di Kota Solo.” Tutur Riyanti Kutty Nurinda, Ibunda Dinov.

 

Jadi ajang adaptasi di masa pemulihan

 

Menurut Rinda (sapaan beliau), pada akhirnya harus mengalah dengan keinginan Dinov yang berkeras untuk bertanding pada Kejuaraan FEI Jumping World Cup SEA dan turun di kelas Children Future Talent 60 Cm U 14 yang total diikuti 11 peserta.

“Walaupun Dinov hanya menempati peringkat ke 6, namun Kami dan team DNV Equestrian sangat senang dengan progres Dinov. Yang pertama adalah Dia mampu malawan rasa traumanya akibat terjatuh dari kuda hingga mengalami patah tulang, dan yang kedua dia mampu mengendalikan kudanya yang pada pertandingan tersebut bertingkah agresif. Apalagi Dinov mengikuti pertandingan ini tanpa berlatih karena masih masa pemulihan sebelumnya” Lanjut Rinda.

 

Blue Diamond B bertingkah agresif

 

Saat pertandingan berlangsung, Rinda pun menyaksikan dengan penuh kecemasan bagaimana Dinov dengan tangan yang masih dibalut berusaha untuk tenang dalam mengendalikan kuda pasangannya Blue Diamond B yang memang tampil diluar kebiasaannya. Insiden kakinya yang lepas dari tali stirrup saat mendarat dari lompatan membuat Dinov harus menghindari satu rintangan  di depannya yang memungkinkan dirinya terjatuh bila memaksa melompati rintangan tersebut pun menambah tegang para penonton yang hadir. Dan saat Dinov menyelesaikan lomba, tepuk tangan para penonton pun bergema seolah memberi penghormatan atas mentalnya yang seperti baja.

“Sebagai orangtua yang tahu kondisinya, pasti ada tegangnya dan ada senangnya juga. Rencananya Minggu (6/12) Dinov akan kembali bertanding, dan Kami memang tak membebaninya dengan target juara, Kami hanya berharap agar pertandingan-pertandingannya selama mengikuti rangkaian Kejuaraan FEI Jumping World Cup SEA 2020 ini bisa menjadi sarana untuknya beradaptasi lagi setelah lama libur dari kegiatan berkuda.” Tutup Rinda

Ayo Go Go Go Dinov !