SERI 3 HARI PERTAMA, DOMINASI M. AKBAR KURNIAWAN

oleh -307 views

Atlet muda Kurnia Stable, M. Akbar Kurniawan, kembali menjadi sorotan setelah berhasil mendominasi jalannya pertandingan pada Kejuaraan FEI Jumping World Cup 2020 Seri 3 hari pertama yang baru saja bergulir  di Arthayasa Stable Limo Depok, Sabtu (12/15). Turun di 4 kelas, M. Akbar Kurniawan mengakhiri jalannya pertandingan  di kejuaraan bergengsi ini dengan raihan 3 emas dan 1 perak.

Di kelas Young Great Talent U 18, Aan (sapaan akrabnya) yang turun bersama kuda andalannya Braveheart membuka kemenangan dengan catatan clear round dan 49,21 detik sekaligus mengungguli rival terberatnya Aizel Rukmana yang mewakili D-Riders dan berpasangan dengan kuda Allright Elang 45, serta wakil JN Sport Horse, Jovanka Nadya Partokusumo dengan kuda JN Lady In Black yang menghuni posisi runer up dan ke 3.

 

 

Sementara di kelas Great Champion 110 Cm, lagi-lagi berpasangan dengan kuda Braveheart, Aan kembali memuncaki kelas tersebut dengan hasil clear round dan 60,86 detik, disusul duo ZZ Stable yakni Alvaro Menayang dan kuda Queen Alexandria dan Jamal Mewengkang dengan kuda Donitri Von ZZ yang menduduki peringkat 2 dan 3.

Medali emas berikutnya diraih Aan dari kelas paling bergengsi yakni AEF Jumping 130 Cm. Berpasangan dengan kuda Prince Zizou, Aan Menuntaskan pertandingan dengan hasil clear round dan waktu tercepat 77,79 detik, dibayangi kembali oleh Duo ZZ Stable Steven Menayang dan kuda Casca dan Alvaro Menayang dengan kuda Endeavour di podium 2 dan 3.

 

 

Satu-satunya medali perak juga berhasil diraihnya dari kelas Mini Prix 120 Cm, Aan yang berpasangan dengan Kuda Malika harus mengakui kehebatan Jundi El Wathon yang menunggangi kuda Olympio dengan hasil lomba clear round dan raihan waktu tercepat 58,55 detik sekaligus menungguli Marco Wowilling dan kuda Sabinna di posisi 3.

Dengan kemenangan dan raihan 3 emas serta 1 perunggu tentu semakin menambah koleksi medali dari atlet muda yang tengah hauis gelar tersebut, apalagi dengan turun dibeberapa kelas dengan beberapa kuda yang berbeda memiliki tingkat kesulitan tersendiri yang tak semua atlet berkuda bisa menjalaninya.

 

 

“Pertandingan hari ini sangat seru, dengan cuaca yang sangat mendukung membuat persaingan dengan rider-rider lain juga semakin berat dan sangat kompetitif. Kalaupun ada kendala ya paling di kuda Lady Zentola yang sedang kurang perform. Meskipun sempat bagus di seri 1, namun untuk seri 2 dan hari ini tidak tembus finish.” Ujar Aan mengomentari keberhasilannya di hari pertama kejuaraan ini.

Rencananya besok di hari penutupan Kejuaraan FEI Jumping World Cup 2020, Aan akan kembali bertanding di beberapa kelas berbeda.

Congratz Aan dan Kurnia Stable.