MARGENIE WINARTI, ANTARA HOBI, PRESTASI, DAN MAMFAAT OLAHRAGA BERKUDA

oleh -164 views

Nama Margenie Winarti tentu tak asing di jagat maya Indonesia, maklum saja Margenie (sapaannya) merupakan salah satu influencer atau yang lebih lekat dikenal dengan istilah selebgram. Prestasinya yang pernah tembus  sebagai 10 besar Miss Grand Indonesia tahun 2014 tentu menjadi modal besarnya untuk eksis di dunia yang dihuni jutaan netizen tersebut. Lalu apa yang membuat nama Margenie semakin menjadi sorotan khususnya di dunia olahraga berkuda Indonesia? Ya tak lain karena saat ini Margenie sangat menggandrungi olahraga berkuda, hingga dari sekedar hobi, Margenie pun mampu unjuk prestasi sekaligus mendapatkan mamfaat dari olahraga berkuda yang terbilang unik ini.

“Saya sendiri belum genap setahun berlatih kuda. Semua berawal dari masa pandemi Covid 19 yang membuat orang-orang mempunyai hobi-hobi baru. Saya sering mendengar tentang olahraga berkuda hingga akhirnya Saya mencoba olhraga tersebut dan langsung kecantol. Saking sukanya dari jadwal latihan yang biasanya hanya 2 atau 3 kali seminggu hingga 6 kali seminggu.” Kenang wanita yang telah dikaruniai tiga anak dan menetap di Kota Surabaya tersebut.

 

Hobi yang menjadi prestasi

 

Tak hanya sekedar berlatih, Margenie pun mulai serius menekuni olahraga berkuda, hingga setelah dua bulan berlatih dengan kuda riding school, Margenie pun mulai berpikir untuk meningkatkan kemampuan berkudanya dengan berlatih menggunakan kuda dengan kemampuan lebih baik. Dari situ akhirnya Margenie pun memutuskan untuk membeli kuda sendiri yang bernama King Jacques.

“Sejak awal berkuda Saya memang sangat ingin mempelajari show jumping (lompat rintangan), hingga setelah dasar dressagenya dirasa cukup baik akhirnya Pelatih Saya mulai mengajar teknik show jumping . Tentu semua itu didasarkan atas penilaian Pelatih Saya menyangkut progres yang selama ini saya dapatkan selama berlatih.” Lanjut Margenie yang mengawali kegiatan berkudanya di Emporium Surabaya.

 

Raih progres cepat dengan rajin berlatih

 

Setelah 4 bulan berlatih, Margenie pun mulai turun di pertandingan berkuda meskipun untuk tingkat lokal. Salah satunya adalah Kejuaraan Berkuda yang digelar di Taman Safari Prigen Jawa Timur  pada Desember 2020 lalu yang merupakan pertandingan pertama dalam perjalanan karir berkudanya. Turun dikelas lompatan 30 Cm, 50 Cm, dan 60 Cm, Margenie pun mengakui banyak mendapat pelajaran dari kompetisi perdananya tersebut.

“Wah itu benar-benar menjadi pertandingan yang menguji mental atau lebih tepatnya memalukan, dari ketiga kelas yang Saya ikuti semuanya gagal karena menjatuhkan rintangan, tereliminasi karena kudanya menolak lompat, bahkan salah lompat rintangan.” Ujar Margenie seraya tertawa lebar. Namun kejadian tersebut tak menyurutkan semangatnya untuk terus berlatih tanding olahraga berkuda, bahkan Margenie pun sempat berpartisipasi di Kejuaraan Internal Denkavkud Parongpong Bandung dan Arthayasa Stable beberapa bulan kemudian.

 

Kegagalan menjadi pelajaran

 

Berkat keseriusan dan ketekunannya dalam berlatih pun akhirnya berbuah prestasi apik saat Margenie turun tanding di Kejuaraan Berkuda Equinara Pulomas Open 2021 yang dihelat di Jakarta Internasional Equestrian Park (JIEP) Pulomas Jakarta Timur Juni 2021 silam. Pada kejuaraan besar yang pernah diikutinya tersebut, Margenie yang pada pertandingan tersebut berpasangan dengan kuda bernama Dynasty Sword (milik Irfan Hakim) unjuk kemampuan dan prestasinya dengan menyabet gelar Juara 1 kelas SJ 100 Cm dan Juara 2 Kelas SJ 90 Cm.

“Saya juga bersyukur karena mendapat restu dari Mas Irfan Hakim yang merupakan pemilik dari kuda Dynasty Sword untuk terus bertanding bersama. Begitu juga dengan kuda King Jacques, meskipun usianya masih terbilang muda, namun Kami bisa saling mendukung performa masing-masing di setiap pertandingan. Harapan selanjutnya tentu semoga bisa berprestasi juga dengan kuda WB baru saya yang bernama Forry Fox. Kegiatan berlatih masih rutin Saya lakukan sebagai persiapan Saya dalam menghadapi pertandingan-pertandingan yang akan datang.” Lanjut pemilik akun IG  @margenie_mg penuh semangat.

 

Banyak mamfaat dirasakan dari berkuda

 

Tak sekadar hobi dan prestasi, Margenie pun merasakan beragam mamfaat dari kegiatan olahraga berkuda. Menurutnya olahraga berkuda membuat kesehatan mental menjadi lebih baik hingga mampu melahirkan ide-ide baru dalam pekerjaan yang digelutinya sehari-hari. Beragam mamfaat itu pulalah yang membuat Margenie tekun berlatih untuk mengisi waktu luangnya.

“Berkat berkuda juga bentuk tubuh Saya yang dulu lebih berisi kini menjadi lebih langsing, dari 3 bulan berkuda saja berat badan Saya bisa turun hingga 10 KG, tentu saja hal ini membuat saya yang sudah kecantol dengan olahraga ini menjadi semakin suka lagi.” Terang pemilik dari Plie Indonesia yang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang kecantikan dan garmen dengan salah satu produk yang dipasarkannya adalah shapewear buatan Brazil.

 

Dukungan keluarga pemacu semangat

 

Ketika ditanyakan tentang dukungan keluarga terhadap hobi berkudanya, Margenie pun menjelaskan bahwa hobinya tersebut mendapat dukungan yang besar dari Suami dan Anak-anaknya. Tak hanya menemaninya saat berlatih, Keluarga tercintanya pun rela mengantarnya bertanding dimanapun dan kapanpun.

“Kebetulan Suami juga suka berkuda meskipun sebatas have fun saja. Begitupun terhadap anak-anak yang mulai Saya perkenalkan dengan kegiatan berkuda ini. Dan Saya juga sangat bersyukur karena kegiatan Saya baik dalam berlatih atau bertanding dalam kompetisi olahraga berkuda mendapatkan dukungan yang penuh dari keluarga Saya.” Tutup Istri dari Permadi Surya tersebut.

Itulah sedikit gambaran tentan Margenie Winarti, sosok wanita yang sarat prestasi meskipun di usia yang terbilang tak muda lagi.

Foto: Koleksi pribadi & by. Arnold Subastian